RSS
Facebook
Twitter

Sabtu, 16 September 2017



Saat ini, akun media sosial yang paling banyak digunakan adalah Facebook, Google+ Twitter, Line, Instagram dan YouTube. Namun dalam pemanfaatnya banyak yang belum menggunakan Google+, padahal dibanding dengan media sosial yang lain akun ini lebih dapat memudahkan artikel di web yang disare di Google+ untuk terdeteksi oleh search engine google.

Minggu, 03 September 2017

UKM Penelitian Unnes 2016 (Part 1)




Organisasi yang kucintai sama seperti organisasi-organisasiku sebelumnya. Namun, disini benar-benar kutemukan arti kata “Saling mengingatkan dalam kebaikan”

Berbagai karakter kutemukan disini, tua muda, diam cerewet, religius urakan, dan banyak lainnya. Meskipun terkadang harus mencoba merubah-rubah diri menjadi 2 sisi yang berbeda tersebut supaya bisa memahami pola pikir masing-masing individu. Namun, pada intinya aku nyaman berada di sekitar orang-orang hebat seperti kalian.

Selasa, 01 Agustus 2017

Teori Flath Earth



Flat Earth? Apa sih itu? Ternyata bumi kita ini berbentuk datar? Benarkah? Selama ini kita dibohongi oleh teori-teori yang ada di Sekolah? Mungkinkah?

Saat ini, setiap orang yang senang dengan perkembangan sains atau pun penyuka teori konspirasi pasti sudah tidak asing dengan teori flat earth. Teori flat earth menjadi semacam wacana yang tak bisa diabaikan begitu saja, karena sempat menjadi sebuah trending topic yang  cukup viral di dunia.

Senin, 24 Juli 2017

SYNDROM PRA-SIDANG SKRIPSI




Sidang Skripsi merupakan salah satu momen paling mendebarkan bagi seluruh mahasiswa S1. Untuk menemui ini bisa dibilang aku sudah terlambat 1 tahun. Tak usah diuraikan mengapa, dibalik itu semua aku percaya setiap orang punya masa dan rejekinya masing-masing.

Banyak dari mahasiswa teknik yang mundur begitu banyak ketika mengerjakan skripsi, salah satu penyebabnya adalah tidak ada perencanaan jauh-jauh hari mengenai skripsi yang akan dikerjakan, ini merupakan kesalahan terbesar yang paling umum dilakukan oleh mahasiswa teknik yang skripsinya mundur begitu lama disamping banyak faktor-faktor lain tentunya.

Rabu, 14 Juni 2017

Mahasiswa Baru Teknik Elektro Harus Baca Ini


Sebagai mahasiswa Teknik Elektro tingkat akhir, saya menulis ini karena saya baru sadar betapa kerennya jurusan ini. Lebih dari itu, banyak ilmu yang baru ku kuasai di akhir-akhir semester tua ini hingga rasanya masa semester mudaku dulu hal yang ku pelajari memang bermanfaat, namun masih kurang terarah. Untuk itu, buat kalian yang masih baru menjadi bagian dari Teknik Elektro, mau mendaftar di jurusan Teknik Elektro atau yang sudah lama menjadi mahasiswa Teknik Elektro namun belum sadar betapa kerennya jurusan ini, silakan dibaca

Sedikit bercerita mengenai latar belakangku. Sebelum kuliah di Teknik Elektro, saya berasal dari SMA jurusan IPA yang tentu saja merasa minder dengan kebanyakan kawan yang dulunya berasal dari SMK elektro entah dari cabang Audio Video, Elektronika Industri, atau cabang jurusan elektronika lainnya. Hingga keminderanku ini membuatku berfikir untuk mencari sesuatu yang lain yang membuat diriku lebih special dari kawan lainnya.

Singkat cerita, aku menjadi bagian dari organisasi EneRC FT UNNES yang bergerak di bidang kepenulisan ilmiah. Disini point pentingnya adalah aku menjadi ikut termotivasi oleh kakak kakak keren yang sangat mengayomi dan menginspirasi hingga akhirnya pada tahun kedua aku berhasil ikut kompetisi karya ilmiah pertamaku di Universitas Brawijaya, dan hebatnya langsung Juara 2 tingkat Nasional!

Semenjak saat itu, aku menjadi ketagihan untuk menulis karya ilmiah. Jujur di benak tujuan utama bukan sekedar piala, namun bisa mendapat relasi sebanyak mungkin dan merasakan iklim kampus tujuan serta tentu saja tempat wisata yang ada di sekitar kampus tersebut. FYI, ketika kita lolos seleksi proposal untuk lomba ke kampus lain, pasti kampus akan mendanai kita setidaknya untuk transportasi kesana. Alhasil beberapa kota berhasil ku jejaki dengan gratis berkat menulis karya ilmiah, seperti Jakarta, Banten, Surabaya, Malang, Solo, Makassar, Riau dan Pontianak.

Banyak cerita yang kudapatkan memang dari petualangan-petualangan tersebut. Namun sedihnya, kebanyakan dari lomba yang ku ikuti hanya sekedar menjadi finalis tanpa membawa piala. Hingga aku sendiri menyebut diriku sendiri ‘spesialis finalis’ karena setiap tulisanku rasanya mudah sekali untuk menembus 10 besar nasional. Menurutku, kekuatan utama dari tulisanku adalah dari tata bahasa, rujukan, logika berfikir, pengembangan dan inovasi gagasan. Namun ketika semua itu dipresentasikan di depan juri, salah satu faktor terbesar dari kegagalanku adalah ide yang ku tulis kurang aplikatif.

Sebagai mahasiswa Teknik Elektro, jujur aku malu.

Mahasiswa Teknik seharusnya menghasilkan ide gagasan yang aplikatif. Untuk itu, jika kalian mahasiswa Teknik Elektro, please jangan lakukan kesalahan yang sama yang pernah ku lakukan ini. Sebagai mahasiswa tingkat akhir, masa ku menjadi mahasiswa tak banyak lagi, sekarang giliran kalian untuk meraup gelar juara sebanyak-banyaknya dan buat bangga lingkungan kalian.

Caranya?

Beberapa kawan Teknik Elektro dari kampus lain banyak menjuarai lomba tersebut, bahkan ada anak SMA yang mewakili Indonesia di ajang Young Inventor Award dengan membuat alat yang mampu mendeteksi jenis sampah dengan sensor buatannya sendiri. Sumpah, itu Elektro banget.

Sebagai mahasiswa baru Teknik Elektro khususnya satu hal yang wajib kalian bisa adalah belajar Arduino. Dengan ini ide-ide gila kalian akan menjadi lebih aplikatif dan akan banyak hal-hal yang kalian bisa raih dengan belajar Arduino ini. Di toko-toko banyak buku-buku yang mengajarkan tentang Arduino bener-bener dari nol. Buku bisa didapat dengan membeli seharga 50.000 atau jika tidak bisa cari di perpustakaan jika ingin tidak mengeluarkan biaya. Kemudian Arduino Uno versi Chlone dengan perlengkapan lain seperti lampu LED, Potensiometer, Buzzer, Sensor LM35 dan lain-lain bisa didapat dengan harga kurang lebih 100.000 saja sudah cukup untuk menguasai teori dasar Arduino. Dan aku salah satu orang yang menyesal tak belajar Arduino dari awal semester.

Dengan Arduino apa yang bisa kalian buat?

Di lingkungan sekitar kita banyak aplikasi yang kita buat dari arduino, contohnya saja lampu bangjo, lampu kedip-kedip, portal kereta api, pengisian pom bensin. Dalam aplikasi nyatanya tentu saja semua itu tidak menggunakan arduino dikarenakan beberapa hal. Namun dengan belajar arduino kalian bisa membuat semua itu menjadi nyata.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa contoh aplikasi arduino dari kawan-kawan yang berhasil juara atau menurutku cukup keren aplikasinya:

  1. Portal khusus untuk Bus Trans Jakarta di jalur busway untuk menghalangi selain Bus Trans Jakarta masuk ke jalur busway > Hanya dengan menambahkan RFID yang dihubungkan ke portal bisa diprogram bahwa portal hanya terbuka otomatis ketika Bus Trans Jakarta saja yang lewat. 
  2. Deselarasion otomatis pada mobil untuk menghindari kecelakaan > dengan menggunakan sensor jarak yang di program ketika jarak tertentu roda mobil akan langsung mengerem.
  3. Pendeteksi cairan infus ketika akan habis > dengan menggunakan sensor berat (load cell) yang bisa di setting dengan berat tertentu akan menghidupkan actuator. Tinggal actuator nya mau dibuat apa, ntah alarm, dari buzzer yang biasanya paling banyak digunakan, otomatis meng-sms atau memberikan peringatan ke suster jaga juga bisa. Setelah belajar Arduino kalian harus belajar lebih lanjut mengenai sensor dan actuator.

Setelah menguasai arduino saya sarankan bisa belajar lebih lanjut menggunaka Raspberry-Pi. Alat ini aplikasi lebih-lebih luas lagi dibanding Arduino.   

Untuk itu, jika kalian mengaku mahasiwa Teknik Elektro. Manfaatkan masa mudamu sebaik mungkin. Ayo ciptakan karya karya terbaik untuk menjadi solusi bagi permasalahan bagi bangsa ini.

Selasa, 18 April 2017

Michael Essien, Fenomena Besar Bagi Sepak Bola Indonesia




Bagi para penggemar sepak bola, Nama Michael Essien tentu bukan sebuah nama asing asing lagi. Pemain yang pernah berkarir di beberapa klub besar eropa seperti Real Madrid, Chealsea, AC Milan dan beberapa klub lainnya ini membuat keputusan yang sangat berani dengan memilih Persib Bandung sebagai klub untuk melanjutkan karirnya.

Pilihan yang sangat berani karena seperti yang kita ketahui olahraga paling populer di Indonesia belakangan ini sedang gempar masalah internal salah satunya karena dualisme kepemimpinannya. Bukan malah berbuat sesuatu untuk mencari solusi malah saling jual mahal dan menyalahkan pihak lain.

Jumat, 17 Maret 2017

LKTI Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan 2017



Latar Belakang
Awalnya tulisan untuk lomba ini sebenernya mau dikirim untuk LKTI Kemenhub yang pernah ku rasakan tahun 2014 lalu. Waktu itu berhasil menjadi finalis 15 besar dan menerima berbagai fasilitas luar biasa yang bikin ketagihan untuk ikut lagi. Namun ketika lomba itu dibuka lagi pada sekitar oktober 2016, ternyata deadline tak sanggup terkejar hingga akhirnya karya ini sempat menganggur di laptop selama beberapa bulan.

Foto-foto Kontingen Unnes selepas Malam Keakraban